Analisis Pengendalian Kualitas Produksi Bolen Menggunakan Pendekatan Statistical Quality Control

Authors

  • Sri Nofianti Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Author
  • Bella Adriana Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Author

DOI:

https://doi.org/10.32530/jace

Keywords:

pengendalian kualitas, statistical quality control, produk cacat, stabilitas proses

Abstract

PT. XYZ merupakan salah satu subsektor industri pangan yang memiliki tingkat persaingan tinggi sehingga menuntut perusahaan menjaga konsistensi kualitas produk. Produk yang tidak memenuhi standar mutu berpotensi meningkatkan jumlah produk cacat, menimbulkan pemborosan bahan baku, serta menurunkan kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengendalian kualitas produksi bolen menggunakan pendekatan Statistical Quality Control (SQC) pada PT. XYZ di Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis berupa diagram pareto, peta kendali proporsi cacat (p-chart), dan analisis akar penyebab menggunakan diagram fishbone. Data penelitian diperoleh dari catatan produksi perusahaan selama periode 03–30 April 2025. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 1.935 kasus produk cacat dengan tiga jenis kerusakan dominan yaitu bolen bocor sebesar 39,9%, kulit rusak sebesar 23,6%, dan produk gosong sebesar 12,9%. Analisis p-chart menunjukkan bahwa sebagian besar proses produksi masih berada dalam batas kendali statistik meskipun beberapa titik pengamatan berada diatas batas kendali atas. Hasil analisis fishbone mengindikasikan bahwa penyebab utama cacat produk berkaitan dengan faktor manusia, metode kerja, mesin produksi, bahan baku, serta lingkungan produksi. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas proses produksi perlu difokuskan pada standarisasi prosedur operasional, peningkatan keterampilan tenaga kerja, pemeliharaan mesin secara berkala, serta pengendalian kualitas bahan baku. Penerapan Statistical Quality Control secara berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan stabilitas proses produksi dan menurunkan tingkat cacat produk pada  PT XYZ. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris melalui integrasi analisis pareto, p-chart, dan fishbone dalam kerangka SQC untuk mengidentifikasi sumber cacat dominan serta merumuskan prioritas perbaikan kualitas pada industri bakery.

Author Biographies

  • Sri Nofianti, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

    Program Studi Agribisnis, Jurusan Bisnis Pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

  • Bella Adriana, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

    Program Studi Agribisnis, Jurusan Bisnis Pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles