Pemetaan Penelitian Kopi Toraja melalui Analisis Bibliometrik: Identifikasi Gap Riset dan Rekomendasi Perlindungan Indikasi Geografis
DOI:
https://doi.org/10.32530/jaceKeywords:
analisis bibliometrik, Indikasi Geografis (IG), kopi TorajaAbstract
Kopi Toraja merupakan komoditas yang ditanam serta diproduksi di dataran tinggi Tana Toraja dan Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Kopi ini memiliki karakter rasa dana aroma yang sangat khas sehingga menjadi salah satu ikon kopi Indonesia. Indikasi Indikasi Geografis (IG) merupakan upaya perlindungan hak kekayaan intelektual yang berfungsi untuk melindungi nama suatu produk dari tempat asal geografis. Penelitian ini bertujuan memetakan perkembangan dan fokus penelitian mengenai Kopi Toraja dalam publikasi ilmiah terindeks Scopus serta mengindentifikasi kesenjangan riset yang relevan bagi penguatan perlindungan Indikasi Geografis (IG) Kopi Toraja. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis bibliometric terhadap artikel jurnal berbahasa Inggris dalam kurun 2020 hingga 2025. Publikasi tentang Kopi Toraja di jurnal terindeks Scopus masih terbatas dan cenderung stagnan, dengan hanya beberapa artikel yang menjadi rujukan utama. Fokus penelitian didominasi oleh tema agronomi dan produktivitas, rantai nilai, pariwisata dan lanskap budaya, sementara istilah yang terkait langsung dengan perlindungan IG, hak kekayaan intelektual, dan tata kelola kelembagaan belum muncul sebagai tema sentral. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya kesenjangan riset pada dimensi hukum dan kebijakan IG Kopi Toraja.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Agnes Winda Noventia, Mas Rahmah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
