Sustainable Event Management: Perspektif Destinasi Wisata MICE di Labuan Bajo Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.32530/jaceKeywords:
MICE, Labuan Bajo, sustainable event management, pariwisata berkelanjutan, destinasi pariwisataAbstract
Labuan Bajo sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas (DSP) memiliki potensi besar sebagai destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), terbukti dari terselenggaranya berbagai event berskala nasional maupun internasional. Namun, perkembangan pesat aktivitas MICE memunculkan tantangan berupa peningkatan sampah, keterbatasan infrastruktur, serta risiko marginalisasi masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak aktivitas MICE terhadap aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi, serta merumuskan model penerapan Sustainable Event Management (SEM) yang relevan dan implementatif. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, penelitian ini menganalisis data primer dari wawancara mendalam bersama otoritas pariwisata, pelaku industri, dan masyarakat lokal. Analisis difokuskan pada dimensi ISO 20121:2024 melalui siklus Plan, Do, Check, Act (PDCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak aktivitas MICE telah memberikan pengaruh positif signifikan terhadap peningkatan omzet UMKM dan penguatan identitas budaya melalui konsep etno-eco-edu. Namun, terdapat kendala pada tingginya volume sampah residu, distribusi manfaat ekonomi yang belum merata, serta program CSR yang masih bersifat jangka pendek. Sebagai solusi strategis, penelitian ini merumuskan model SEM berbasis siklus PDCA. Tahap Plan mengintegrasikan green procurement dan zonasi budaya; Do menekankan operasional edukatif; Check memastikan akuntabilitas melalui audit kuantitatif; dan Act menjamin perbaikan berkelanjutan melalui investasi sosial. Dengan demikian, model SEM berbasis ISO 20121:2024 ini menjadi arah strategis yang mampu mengubah paradigma manajemen event dari pola eksploitatif menjadi regeneratif. Implementasi model ini menjamin setiap penyelenggaraan event internasional di Labuan Bajo mampu memberikan citra positif bagi destinasi wisata yang berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syul Rosli Sanam, Christina Welly Plaituka, Heru Hauteas (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
